Kronologi Kecelakaan di Jalan Sarimulyo
Kecelakaan lalu lintas tunggal terjadi di Jalan Sarimulyo, Kelurahan Rejomulyo, Kecamatan Kartoharjo, Kota Madiun, pada Sabtu pagi, 20 Desember 2025. Sebuah truk bermuatan keramik dan toren air menabrak pagar rumah warga hingga roboh sepanjang sekitar empat meter.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 09.00 WIB. Truk bernomor polisi M 9249 UV melaju dari arah Sidoarjo menuju Dolopo, Kabupaten Madiun. Saat melintas di kawasan permukiman, kendaraan mendadak oleng dan keluar jalur hingga menghantam pagar rumah di sisi jalan.
Kecelakaan ini sempat mengagetkan warga sekitar karena suara benturan yang cukup keras. Beberapa warga keluar rumah untuk memastikan kondisi sopir dan mengecek kerusakan yang terjadi di sekitar lokasi kejadian.
Tie Rod Putus Diduga Jadi Penyebab Utama
Berdasarkan informasi awal dari petugas di lapangan, kecelakaan diduga kuat disebabkan oleh kerusakan pada komponen kemudi truk. Tie rod bagian kanan dilaporkan putus, sehingga kendaraan kehilangan kendali saat melaju.
Tie rod merupakan salah satu komponen vital pada sistem kemudi kendaraan berat. Kerusakan pada bagian ini dapat menyebabkan roda depan tidak dapat diarahkan dengan baik, sehingga sopir sulit mengendalikan laju kendaraan, terutama ketika membawa muatan berat.
Petugas kepolisian masih melakukan pemeriksaan lebih lanjut untuk memastikan apakah kerusakan tersebut murni akibat faktor teknis atau dipengaruhi oleh kondisi kendaraan yang kurang layak jalan.
Identitas Sopir dan Kondisi Korban
Truk tersebut dikemudikan oleh Sugeng Wahyudi, warga Desa Prambon, Kabupaten Sidoarjo. Saat kejadian, Sugeng tengah mengantarkan muatan keramik dan toren air ke wilayah Dolopo.
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Sopir hanya mengalami luka lecet ringan di bagian pipi kiri dan tidak memerlukan perawatan intensif di rumah sakit. Sugeng masih dapat dimintai keterangan oleh petugas kepolisian di lokasi kejadian.
Kondisi ini dinilai cukup beruntung mengingat kecelakaan terjadi di area permukiman yang biasanya ramai aktivitas warga.
Pagar Rumah Roboh dan Pipa PDAM Rusak
Benturan keras truk menyebabkan pagar rumah milik Hari, warga setempat, roboh sepanjang kurang lebih empat meter. Selain pagar, dampak kecelakaan juga merusak pipa PDAM yang berada di sekitar lokasi kejadian.
Kerusakan pipa tersebut berpotensi mengganggu distribusi air bersih bagi warga sekitar. Petugas terkait dilaporkan telah menerima informasi dan akan melakukan penanganan lanjutan untuk memastikan pasokan air kembali normal.
Pemilik rumah, Hari, mengaku tidak berada di rumah saat kejadian berlangsung. Ia baru mengetahui insiden tersebut setelah diberi tahu oleh tetangganya.
“Saya tahu dari tetangga. Waktu saya pulang, truknya sudah miring ke kiri dan pagar rumah saya sudah roboh,” ujar Hari.
Penanganan Petugas di Lokasi
Petugas kepolisian yang datang ke lokasi langsung melakukan pengamanan area dan pemeriksaan awal terhadap kendaraan. Langkah ini dilakukan untuk mencegah kemacetan dan memastikan tidak ada risiko lanjutan bagi pengguna jalan lainnya.
Selain itu, polisi juga mendata kerusakan yang ditimbulkan akibat kecelakaan, baik pada rumah warga maupun fasilitas umum seperti pipa PDAM. Pendataan ini penting sebagai dasar proses pertanggungjawaban dan penyelesaian secara hukum maupun administratif.
Arus lalu lintas di sekitar lokasi sempat melambat, namun tidak sampai ditutup total karena posisi truk masih berada di bahu jalan.
Muatan Keramik Menunggu Dievakuasi
Hingga berita ini diturunkan, truk bermuatan keramik tersebut masih berada di lokasi kejadian. Proses evakuasi belum dapat dilakukan karena menunggu kedatangan truk lain untuk memindahkan muatan.
Pemindahan muatan diperlukan agar kendaraan dapat dievakuasi dengan aman tanpa menimbulkan risiko tambahan. Keramik yang diangkut tergolong berat dan memerlukan penanganan khusus agar tidak menimbulkan kerusakan lebih lanjut.
Setelah muatan dipindahkan, truk rencananya akan ditarik untuk diperiksa lebih lanjut guna memastikan kondisi teknis kendaraan.
Pentingnya Perawatan Kendaraan Angkutan Berat
Peristiwa ini kembali menjadi pengingat pentingnya perawatan rutin kendaraan, terutama angkutan berat yang membawa muatan besar. Komponen seperti tie rod, rem, dan sistem kemudi harus diperiksa secara berkala untuk memastikan kendaraan laik jalan.
Kecelakaan akibat kerusakan teknis kerap terjadi dan berpotensi menimbulkan dampak serius, baik bagi pengemudi, pengguna jalan lain, maupun warga sekitar. Pemeriksaan menyeluruh sebelum perjalanan jarak jauh menjadi langkah krusial untuk mencegah kejadian serupa.
Pihak kepolisian mengimbau para pengemudi truk dan perusahaan angkutan untuk lebih memperhatikan kondisi kendaraan demi keselamatan bersama.
Situasi Kondusif, Proses Lanjutan Menyusul
Secara umum, situasi di lokasi kecelakaan telah kembali kondusif. Tidak ada korban jiwa, dan kerusakan yang terjadi masih dapat ditangani. Proses hukum dan penyelesaian kerugian akan dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku.
Kecelakaan tunggal ini menjadi pelajaran bagi semua pihak tentang pentingnya keselamatan berkendara dan kesiapan kendaraan, khususnya di kawasan permukiman padat seperti Kota Madiun.
Baca Juga : Tiang Listrik Roboh di Jalan Martadinata Bogor, Lalin Padat
Jangan Lewatkan Info Penting Dari : dailyinfo

