Dukung Mobilitas Nataru, Tol Disiapkan Optimal
Menghadapi lonjakan mobilitas masyarakat pada periode Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), Grup Rafflesia menyatakan kesiapan penuh dalam menjaga kelancaran dan keselamatan perjalanan di sejumlah ruas tol strategis Trans Jawa dan Trans Sumatera.
Periode Nataru selalu menjadi salah satu momen dengan volume kendaraan tertinggi sepanjang tahun. Jutaan pemudik, wisatawan, dan pengguna jalan diprediksi memanfaatkan ruas tol sebagai jalur utama perjalanan. Menyikapi hal tersebut, Grup Rafflesia memfokuskan strategi pada tiga aspek utama, yakni keselamatan, manajemen lalu lintas terpadu, serta optimalisasi fasilitas layanan pengguna jalan.
Prediksi Lonjakan Jutaan Kendaraan
CEO PT Rafflesia Investasi Indonesia, Moh. Adhi Resza, menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan pemetaan lalu lintas secara detail berdasarkan tren historis dan proyeksi pergerakan masyarakat.
Grup Rafflesia memprediksi total kendaraan yang melintas di empat ruas utama yang dikelola akan mencapai jutaan unit, dengan rincian sebagai berikut:
- Tol Kanci–Pejagan: sekitar 850 ribu kendaraan
- Tol Pejagan–Pemalang: sekitar 650 ribu kendaraan
- Tol Bakauheni–Terbanggi Besar: sekitar 700 ribu kendaraan
- Tol Medan–Binjai: sekitar 450 ribu kendaraan
Angka tersebut mencerminkan tingginya intensitas perjalanan lintas provinsi, terutama di jalur Jawa–Sumatera yang menjadi tulang punggung distribusi mobilitas nasional.
Diskon Tol 10 Persen untuk Mudik Lebih Hemat
Sebagai bentuk apresiasi kepada pengguna jalan sekaligus strategi pemerataan arus lalu lintas, Grup Rafflesia memberlakukan diskon tarif tol sebesar 10% pada periode tertentu selama Nataru.
Kebijakan diskon ini diharapkan dapat mendorong masyarakat mengatur waktu perjalanan dengan lebih fleksibel serta mengurangi kepadatan pada jam-jam puncak.
Jadwal Diskon Tol Nataru 2025–2026:
Ruas Bakauheni – Terbanggi Besar
- Arus mudik: 22 Desember 2025 pukul 07.00 WIB hingga 24 Desember 2025 pukul 07.00 WIB (GT Bakauheni Selatan – GT Kayu Agung)
- Arus balik: 31 Desember 2025 pukul 07.00 WIB hingga 1 Januari 2026 pukul 07.00 WIB (arah sebaliknya)
Ruas Kanci – Pejagan – Pemalang
- Arus mudik: 22–23 Desember 2025 (00.00–24.00 WIB) untuk perjalanan menerus dari GT Cikampek Utama ke GT Kalikangkung
- Arus balik: 31 Desember 2025 (00.00–24.00 WIB) untuk arah sebaliknya
Ruas Medan – Binjai
- Arus mudik: 22–23 Desember 2025 (00.00–24.00 WIB) dari GT Pangkalan Brandan menuju GT Sinasak/Kisaran
- Arus balik: 31 Desember 2025 (00.00–24.00 WIB) untuk arah sebaliknya
Fasilitas Rest Area dan SPKLU Terbesar
Selain diskon tarif, Grup Rafflesia juga memperkuat fasilitas pendukung di rest area. Khusus bagi pengguna kendaraan listrik (EV), infrastruktur pengisian daya menjadi perhatian utama.
Rest Area KM 229B kini resmi beroperasi sebagai SPKLU Center dengan jumlah nozzle terbanyak di Indonesia. Fasilitas pengisian daya besar juga tersedia di Rest Area KM 228A dan KM 275A di ruas Trans Jawa.
Langkah ini dinilai strategis seiring meningkatnya jumlah pengguna kendaraan listrik yang melakukan perjalanan jarak jauh selama musim liburan.
Penginapan dan Fasilitas Ramah Pengguna
Tidak hanya fokus pada kelancaran perjalanan, Grup Rafflesia juga menghadirkan fasilitas istirahat ekstra. Penginapan tersedia di Rest Area KM 260B dan KM 228A, ditujukan bagi pengguna jalan yang membutuhkan waktu rehat lebih lama sebelum melanjutkan perjalanan.
Fasilitas standar seperti toilet ramah difabel, masjid, area kuliner, dan layanan kesehatan tetap dioptimalkan demi kenyamanan pengguna jalan dari berbagai kalangan.
Manajemen Lalu Lintas dan Keamanan Terpadu
Mengantisipasi kepadatan menuju Pelabuhan Bakauheni, Grup Rafflesia akan menerapkan delaying system di Rest Area KM 49B dan KM 20B. Sistem ini bertujuan mengatur antrian kendaraan agar tidak menumpuk di satu titik.
Rekayasa lalu lintas lainnya akan dilakukan secara situasional mengikuti diskresi dan arahan aparat kepolisian setempat. Seluruh personel lapangan disiagakan selama 24 jam untuk merespons dinamika lalu lintas secara real-time.
Imbauan untuk Pengguna Jalan
Manajemen Grup Rafflesia mengimbau masyarakat untuk mempersiapkan perjalanan dengan matang. Pengguna jalan diminta memastikan kondisi kendaraan prima, saldo uang elektronik mencukupi, serta menjaga kondisi fisik agar tetap bugar selama berkendara.
“Kami berkomitmen menghadirkan perjalanan Nataru yang lebih lancar, aman, dan selamat. Keselamatan pengguna jalan adalah prioritas utama kami,” ujar Adhi Resza.
Mudik Lebih Nyaman dan Terjangkau
Dengan diskon tarif tol, fasilitas rest area lengkap, serta manajemen lalu lintas terpadu, Grup Rafflesia berharap dapat memberikan pengalaman mudik dan liburan Nataru yang lebih nyaman dan terjangkau.
Sinergi antara pengelola tol, aparat keamanan, dan kesadaran pengguna jalan menjadi kunci agar mobilitas Nataru 2025–2026 berjalan lancar tanpa kendala berarti.
Baca Juga : Tie Rod Putus, Truk Keramik Tabrak Pagar Rumah di Madiun
Jangan Lewatkan Info Penting Dari : wikiberita

