bengkelpintar.org Sebuah bengkel motor di wilayah Klungkung dilanda kebakaran hebat yang menyebabkan kerusakan parah pada bangunan dan sejumlah unit kendaraan. Bengkel Sukma Sari Motor yang berlokasi di kawasan Jalan By-pass Ida Bagus Mantra, Desa Gelgel, dilaporkan terbakar hingga sebagian besar isinya ludes dilalap api. Peristiwa ini mengejutkan warga sekitar karena kobaran api terlihat cukup besar dan cepat membesar.
Kebakaran tersebut mengakibatkan kerugian material yang tidak sedikit. Sejumlah kendaraan yang berada di dalam bengkel tidak sempat diselamatkan, termasuk beberapa sepeda listrik yang tersimpan di area servis. Api yang berkobar membuat bangunan bengkel mengalami kerusakan berat dan memerlukan penanganan lanjutan sebelum dapat digunakan kembali.
Api Menyebar dengan Cepat
Menurut keterangan pihak kepolisian setempat, kebakaran diketahui saat api sudah membesar dan membakar bagian utama bengkel. Warga sekitar yang melihat asap tebal dan api langsung berupaya memberikan pertolongan awal sambil menghubungi petugas pemadam kebakaran.
Kondisi bengkel yang menyimpan berbagai material mudah terbakar, seperti oli, bahan bakar, serta komponen kendaraan, membuat api dengan cepat menyebar. Dalam waktu singkat, sebagian besar area bengkel sudah dilalap api sehingga menyulitkan proses penyelamatan barang-barang di dalamnya.
Lima Sepeda Listrik Ikut Terbakar
Selain sepeda motor konvensional, kebakaran ini juga menghanguskan lima unit sepeda listrik yang berada di dalam bengkel. Sepeda listrik tersebut tersimpan untuk keperluan servis dan perawatan. Kehilangan sepeda listrik menjadi perhatian tersendiri karena nilainya yang relatif tinggi serta teknologi baterai yang rentan terbakar ketika terkena panas ekstrem.
Kehadiran baterai lithium pada sepeda listrik diduga turut memperbesar kobaran api. Meski demikian, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kebakaran dan apakah ada faktor lain yang memperparah kondisi di lokasi kejadian.
Kerugian Ditaksir Ratusan Juta Rupiah
Akibat kebakaran tersebut, total kerugian ditaksir mencapai lebih dari ratusan juta rupiah. Kerugian tidak hanya berasal dari bangunan bengkel yang rusak, tetapi juga dari kendaraan, peralatan kerja, serta suku cadang yang tersimpan di dalamnya.
Bagi pemilik bengkel, kejadian ini menjadi pukulan berat karena bengkel merupakan sumber mata pencaharian utama. Selain kerugian materi, aktivitas usaha terpaksa terhenti sementara waktu hingga kondisi lokasi memungkinkan untuk dilakukan perbaikan dan penataan ulang.
Keterangan Kepolisian dan Proses Penanganan
Kapolsek Klungkung, I Wayan Sujana, menyampaikan bahwa pihak kepolisian telah menerima laporan dan melakukan penanganan awal di lokasi kejadian. Petugas langsung mengamankan area untuk memastikan tidak ada potensi bahaya lanjutan serta mengumpulkan keterangan dari saksi di sekitar lokasi.
Penyelidikan dilakukan untuk mengetahui sumber api dan memastikan apakah kebakaran murni disebabkan oleh faktor teknis atau ada unsur kelalaian. Aparat juga berkoordinasi dengan petugas pemadam kebakaran dan instansi terkait guna memastikan situasi benar-benar aman.
Tidak Ada Korban Jiwa
Meski kerugian material cukup besar, peristiwa kebakaran ini tidak menimbulkan korban jiwa. Seluruh pekerja dan warga sekitar dilaporkan dalam kondisi selamat. Hal ini menjadi satu-satunya kabar baik di tengah musibah yang menimpa bengkel tersebut.
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi kebakaran, terutama di tempat usaha yang menyimpan bahan mudah terbakar. Kesiapan alat pemadam api ringan serta pengecekan instalasi listrik secara berkala dinilai sangat penting untuk mencegah kejadian serupa.
Risiko Kebakaran di Bengkel Kendaraan
Bengkel kendaraan memiliki risiko kebakaran yang cukup tinggi karena aktivitasnya berkaitan dengan mesin, bahan bakar, dan komponen kelistrikan. Percikan api kecil atau korsleting listrik dapat dengan cepat memicu kebakaran jika tidak segera ditangani.
Oleh karena itu, standar keselamatan kerja di bengkel perlu mendapat perhatian serius. Penyimpanan bahan bakar, oli, dan baterai kendaraan harus dilakukan dengan prosedur yang benar agar tidak menimbulkan potensi bahaya.
Harapan Pemulihan dan Pencegahan
Pasca kejadian ini, diharapkan pemilik bengkel dapat segera mendapatkan pendampingan untuk proses pemulihan usaha. Dukungan dari berbagai pihak sangat dibutuhkan agar bengkel dapat kembali beroperasi dan roda ekonomi tetap berjalan.
Peristiwa kebakaran bengkel ini juga menjadi pengingat penting bagi pelaku usaha lain untuk meningkatkan kewaspadaan. Dengan perawatan instalasi listrik yang baik, penyediaan alat pemadam, serta disiplin dalam penerapan standar keselamatan, risiko kebakaran dapat ditekan seminimal mungkin.

Cek Juga Artikel Dari Platform jalanjalan-indonesia.com
