bengkelpintar.org Pemerintah Kabupaten Tangerang terus berupaya memperluas akses pelatihan keterampilan bagi masyarakat. Salah satu langkah nyata yang dilakukan adalah dengan meluncurkan mobil training servis motor, sebuah fasilitas pelatihan bergerak yang memungkinkan layanan pendidikan kejuruan hadir langsung ke desa-desa. Inovasi ini menjadi solusi bagi warga yang ingin memiliki keterampilan bengkel motor tanpa harus datang ke pusat pelatihan.
Program ini diresmikan langsung oleh Moch. Maesyal Rasyid sebagai bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Kehadiran mobil training dinilai sebagai terobosan penting untuk menjangkau masyarakat yang selama ini terkendala jarak, waktu, maupun biaya.
Konsep Jemput Bola Pelatihan Bengkel
Mobil training servis motor dirancang dengan konsep jemput bola. Artinya, pelatihan tidak lagi terpusat di Balai Latihan Kerja (BLK), tetapi dibawa langsung ke lingkungan tempat tinggal masyarakat. Dengan cara ini, warga desa dan kecamatan dapat mengikuti pelatihan tanpa harus meninggalkan aktivitas sehari-hari dalam waktu lama.
Bupati Tangerang menjelaskan bahwa mobil training ini akan beroperasi secara bergiliran sesuai jadwal yang telah ditentukan. Setiap desa atau kecamatan akan mendapatkan kesempatan untuk menjadi lokasi pelatihan, sehingga pemerataan akses keterampilan dapat terwujud.
Fasilitas Lengkap untuk Praktik Langsung
Mobil training servis motor dilengkapi dengan sarana praktik yang memadai. Di dalamnya tersedia sepeda motor yang digunakan sebagai media pelatihan sekaligus objek praktik servis. Peserta tidak hanya mendapatkan teori, tetapi juga langsung mempraktikkan keterampilan yang diajarkan.
Dengan pendekatan praktik langsung, peserta diharapkan mampu memahami teknik servis secara lebih mendalam. Metode ini dinilai efektif karena peserta terbiasa menangani kondisi nyata yang akan mereka hadapi ketika bekerja di bengkel atau membuka usaha sendiri.
Mendorong Kemandirian dan Wirausaha
Program mobil training tidak hanya bertujuan meningkatkan keterampilan teknis, tetapi juga mendorong kemandirian ekonomi masyarakat. Pemerintah Kabupaten Tangerang berharap peserta pelatihan dapat memanfaatkan keahlian yang diperoleh untuk bekerja di sektor otomotif atau bahkan membuka bengkel secara mandiri.
Langkah ini sejalan dengan upaya pemerintah daerah dalam menekan angka pengangguran dan menciptakan lapangan kerja baru. Dengan keterampilan yang relevan dengan kebutuhan pasar, masyarakat memiliki peluang lebih besar untuk meningkatkan taraf hidup.
Dukungan Peralatan Servis AC
Selain meresmikan mobil training servis motor, Pemerintah Kabupaten Tangerang juga menyerahkan bantuan peralatan servis AC kepada peserta pelatihan servis AC. Bantuan ini diberikan kepada puluhan peserta yang telah menyelesaikan pelatihan intensif di BLK.
Peralatan servis AC yang diserahkan merupakan paket lengkap yang dapat langsung digunakan untuk bekerja. Dengan adanya bantuan ini, peserta tidak lagi terkendala modal awal berupa alat kerja, sehingga mereka dapat segera terjun ke dunia kerja atau membuka usaha jasa servis AC.
Sinergi APBD dan CSR
Pengadaan mobil training serta peralatan servis tersebut bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Tangerang, serta dukungan pihak ketiga melalui program Corporate Social Responsibility (CSR). Kolaborasi ini mencerminkan sinergi antara pemerintah dan sektor swasta dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
Bupati Tangerang menegaskan bahwa kolaborasi semacam ini sangat penting untuk memperluas jangkauan program pelatihan. Dengan melibatkan berbagai pihak, pemerintah dapat menghadirkan program yang lebih berkelanjutan dan berdampak luas.
Kehadiran Pemerintah di Tengah Masyarakat
Peluncuran mobil training servis motor menjadi simbol kehadiran pemerintah di tengah masyarakat. Program ini dirancang untuk menjawab kebutuhan nyata warga, khususnya mereka yang ingin meningkatkan keterampilan kerja namun memiliki keterbatasan akses.
Dengan membawa pelatihan langsung ke desa, pemerintah berharap masyarakat merasa lebih diperhatikan dan didukung. Pendekatan ini juga memperkuat hubungan antara pemerintah daerah dan warga, karena program dirasakan secara langsung manfaatnya.
Respons Positif dari Warga
Program mobil training mendapat sambutan positif dari masyarakat. Banyak warga memanfaatkan layanan servis motor gratis yang tersedia dalam kegiatan pelatihan. Selain mendapatkan perawatan kendaraan, warga juga dapat melihat langsung proses pelatihan yang berlangsung.
Salah satu warga mengungkapkan bahwa kehadiran mobil training sangat membantu, terutama bagi masyarakat yang jarang memiliki waktu untuk datang ke bengkel atau pusat pelatihan. Layanan yang hadir langsung ke lokasi dinilai praktis dan bermanfaat.
Rencana Pengembangan Program
Saat ini, mobil training servis motor masih tersedia dalam jumlah terbatas dan dijadwalkan beroperasi secara bergiliran. Pemerintah Kabupaten Tangerang menyampaikan rencana untuk menambah unit mobil training pada tahun-tahun berikutnya agar jangkauan layanan semakin luas.
Penambahan unit diharapkan dapat mempercepat pemerataan pelatihan keterampilan dan menjangkau lebih banyak desa. Dengan demikian, manfaat program dapat dirasakan oleh lebih banyak warga di berbagai wilayah.
Dampak Jangka Panjang bagi Daerah
Program mobil training servis motor diproyeksikan memberikan dampak jangka panjang bagi pembangunan daerah. Masyarakat yang memiliki keterampilan akan lebih siap menghadapi persaingan kerja dan berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi lokal.
Selain itu, tumbuhnya wirausaha bengkel dan jasa servis akan menciptakan ekosistem ekonomi yang lebih dinamis. Hal ini sejalan dengan visi pemerintah daerah untuk membangun masyarakat yang mandiri dan berdaya saing.
Kesimpulan
Peluncuran mobil training servis motor oleh Pemerintah Kabupaten Tangerang merupakan langkah inovatif dalam memperluas akses pelatihan keterampilan. Dengan konsep jemput bola, pelatihan bengkel kini dapat diikuti langsung di desa-desa, menjawab kebutuhan masyarakat akan pendidikan kejuruan yang mudah dijangkau.
Didukung fasilitas praktik lengkap, bantuan peralatan, serta kolaborasi dengan sektor swasta, program ini diharapkan mampu melahirkan tenaga terampil dan wirausaha baru. Mobil training servis motor menjadi bukti nyata komitmen pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan dan kemandirian masyarakat Kabupaten Tangerang.

Cek Juga Artikel Dari Platform beritabumi.web.id
