Keputusan Shin Tae-yong untuk resmi meninggalkan kursi pelatih Timnas Indonesia menandai berakhirnya sebuah fase penting dalam sejarah sepak bola nasional. Pengumuman yang disampaikan PSSI ini bukan sekadar soal pergantian pelatih, melainkan penutup dari perjalanan panjang penuh dinamika, tantangan, dan perubahan besar dalam tubuh Timnas Indonesia.
Selama masa baktinya, Shin Tae-yong dikenal sebagai figur disiplin, tegas, dan visioner. Ia membawa pendekatan modern, menanamkan budaya kerja keras, serta mendorong regenerasi pemain secara berani. Di luar lapangan, keseharian Shin di Indonesia juga tak lepas dari mobilitas tinggi—mulai dari latihan, pertandingan, pemantauan pemain muda di berbagai daerah, hingga agenda resmi federasi. Dalam konteks inilah, deretan mobil yang pernah digunakan Shin Tae-yong menjadi saksi bisu perjalanan kariernya di Tanah Air.
Mobilitas Tinggi Seorang Pelatih Timnas
Menjadi pelatih tim nasional di negara kepulauan seperti Indonesia menuntut mobilitas luar biasa. Shin Tae-yong kerap berpindah kota, bahkan pulau, untuk memantau pemain, menghadiri agenda PSSI, atau mendampingi tim di berbagai kompetisi. Kendaraan yang ia gunakan bukan hanya soal kenyamanan, tetapi juga efisiensi dan keandalan.
Pilihan mobil Shin selama di Indonesia mencerminkan kebutuhan tersebut. Menariknya, sebagian besar kendaraan yang digunakannya juga merepresentasikan kolaborasi sepak bola dan industri otomotif, khususnya dengan pabrikan asal Korea Selatan.
Toyota Alphard, Simbol Kenyamanan dan Tugas Resmi
Salah satu mobil yang paling identik dengan Shin Tae-yong selama di Indonesia adalah Toyota Alphard. MPV premium ini kerap terlihat mengantarnya ke sesi latihan, rapat federasi, hingga acara resmi. Dengan kabin luas, suspensi empuk, dan fitur kenyamanan kelas atas, Alphard menjadi pilihan ideal untuk pelatih dengan jadwal padat.
Shin Tae-yong sendiri pernah menyampaikan bahwa Toyota Alphard tersebut merupakan fasilitas dari PSSI. Hal ini menegaskan bahwa kendaraan ini bukan sekadar simbol kemewahan, melainkan bagian dari dukungan institusional terhadap tugasnya sebagai pelatih Timnas.
Hyundai Palisade, Kebanggaan Produk Negeri Asal
Selain Alphard, Shin Tae-yong juga beberapa kali terlihat menggunakan Hyundai Palisade. SUV flagship ini membawa kesan gagah sekaligus elegan. Desainnya yang besar dan berwibawa mencerminkan karakter Shin yang tegas di lapangan.
Palisade sering dikaitkan dengan perjalanan jarak jauh, terutama saat Shin melakukan pemantauan pemain ke berbagai daerah. Pilihan ini juga menunjukkan kebanggaannya terhadap produk otomotif Korea Selatan, sejalan dengan identitasnya sebagai pelatih asal Negeri Ginseng.
Hyundai Ioniq 5, Simbol Modernitas dan Perubahan
Dalam beberapa kesempatan, Shin Tae-yong juga dikaitkan dengan Hyundai Ioniq 5, mobil listrik yang menjadi ikon transisi kendaraan ramah lingkungan di Indonesia. Desain futuristik dan teknologi canggih mobil ini seakan merepresentasikan pendekatan Shin dalam sepak bola: modern, progresif, dan berorientasi masa depan.
Kehadiran Ioniq 5 dalam keseharian Shin juga selaras dengan tren global, termasuk komitmen industri otomotif dan olahraga terhadap keberlanjutan. Pilihan ini menambah dimensi simbolik bahwa perubahan di Timnas Indonesia tidak hanya terjadi di lapangan, tetapi juga dalam cara berpikir dan gaya hidup.
Toyota Fortuner, Andal di Beragam Medan
Indonesia dikenal dengan kondisi geografis yang beragam. Untuk kebutuhan tersebut, Toyota Fortuner menjadi salah satu SUV yang sering dikaitkan dengan aktivitas Shin Tae-yong. Mobil ini dikenal tangguh, memiliki ground clearance tinggi, dan cocok untuk perjalanan ke daerah dengan infrastruktur yang belum sepenuhnya ideal.
Fortuner melengkapi kebutuhan Shin yang kerap menjelajah daerah-daerah untuk mencari dan memantau talenta muda. Dalam konteks ini, kendaraan bukan lagi sekadar alat transportasi, melainkan bagian dari proses pembangunan sepak bola nasional.
Genesis Electrified G80, Kemewahan dan Inovasi
Nama Genesis Electrified G80 juga sempat mencuat sebagai salah satu mobil yang pernah digunakan Shin Tae-yong. Sedan listrik premium ini memadukan kemewahan, performa, dan teknologi ramah lingkungan.
Meski tidak selalu terlihat di ruang publik, kehadiran G80 Electrified menambah narasi tentang gaya hidup modern Shin Tae-yong. Mobil ini mencerminkan filosofi inovasi dan keberlanjutan, nilai yang juga ia bawa dalam membangun fondasi Timnas Indonesia.
Mobil sebagai Cermin Perjalanan Karier
Deretan mobil yang digunakan Shin Tae-yong selama di Indonesia bukan sekadar koleksi atau fasilitas. Setiap kendaraan merepresentasikan fase dan kebutuhan tertentu dalam perjalanan kariernya. Dari Alphard yang menunjang tugas resmi, Palisade yang gagah untuk perjalanan jauh, hingga Ioniq 5 dan Genesis G80 yang futuristik, semuanya mencerminkan kombinasi antara profesionalisme, modernitas, dan adaptasi.
Sebagian besar mobil tersebut memang difasilitasi oleh mitra atau institusi, termasuk Hyundai Motor Indonesia. Namun, di balik itu, kendaraan-kendaraan ini menjadi saksi bisu momen penting: kemenangan bersejarah, kekalahan pahit, perjalanan panjang mencari talenta, hingga transformasi mental pemain muda Indonesia.
Penutup: Warisan Lebih dari Sekadar Statistik
Kepergian Shin Tae-yong dari Timnas Indonesia tentu meninggalkan ruang diskusi panjang. Terlepas dari pro dan kontra, kontribusinya dalam membangun fondasi sepak bola modern sulit diabaikan. Mobil-mobil yang pernah digunakannya hanyalah detail kecil dari cerita besar tersebut, namun detail inilah yang membantu kita melihat sisi manusiawi dan keseharian seorang pelatih asing yang mencurahkan energi untuk sepak bola Indonesia.
Kini, setelah babak itu resmi ditutup, perjalanan Shin Tae-yong bersama Timnas Indonesia akan dikenang bukan hanya melalui hasil pertandingan, tetapi juga melalui cerita-cerita di balik layar—termasuk deretan mobil yang setia mengantarnya dari satu momen penting ke momen berikutnya dalam sejarah sepak bola nasional.
Baca Juga : Pentingnya Perawatan Motor Menyeluruh, Bukan Sekadar Ganti Oli
Jangan Lewatkan Info Penting Dari : infowarkop

