Tiang Listrik Roboh Ganggu Arus Lalu Lintas Kota Bogor
Sebuah tiang listrik roboh di Jalan RE Martadinata, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor, pada Sabtu, 20 Desember 2025. Insiden ini langsung berdampak pada arus lalu lintas di salah satu jalur utama kota, sehingga kendaraan dari kedua arah terpaksa dialihkan sementara waktu.
Peristiwa tersebut menjadi perhatian publik setelah video kondisi tiang listrik yang miring dan menutup badan jalan beredar luas di media sosial. Dalam rekaman tersebut, terlihat kabel-kabel listrik melintang di tengah jalan, memicu kekhawatiran warga akan potensi bahaya lanjutan, terutama risiko tersengat listrik dan kecelakaan lalu lintas.
Evakuasi Langsung Dilakukan Petugas Gabungan
Kepala Pelaksana BPBD Kota Bogor, Dimas Tiko, membenarkan kejadian tersebut saat dikonfirmasi. Ia menjelaskan bahwa petugas gabungan langsung dikerahkan ke lokasi begitu laporan diterima.
“Teman-teman di lapangan sudah ada di lokasi bersama aparat terkait dan langsung melakukan penanganan. Kejadian ini memang berdampak pada arus lalu lintas, namun kami upayakan agar segera tertangani,” ujar Dimas.
BPBD Kota Bogor berkoordinasi dengan kepolisian dan pihak kelistrikan untuk memastikan proses evakuasi berjalan aman. Penanganan difokuskan pada pengamanan area, pemutusan aliran listrik jika diperlukan, serta pemindahan tiang yang roboh dari badan jalan.
Jalan Ditutup Sementara Demi Keselamatan
Untuk mencegah risiko lanjutan, petugas menutup sementara akses jalan menggunakan water barrier dan pengamanan manual. Penutupan ini dilakukan karena kabel listrik masih melintang di jalan dan berpotensi membahayakan pengguna jalan.
Petugas juga mengimbau masyarakat agar tidak mendekati lokasi kejadian, terutama bagi pengendara roda dua dan pejalan kaki. Langkah tersebut diambil sebagai bentuk antisipasi terhadap kemungkinan percikan listrik atau runtuhnya struktur tiang yang belum sepenuhnya stabil.
Polisi Lakukan Pengaturan dan Pengalihan Arus
Kepala Satuan Lalu Lintas Polresta Bogor Kota, Kompol Yudiono, mengatakan bahwa pihaknya fokus mengurai kepadatan kendaraan yang terjadi akibat penutupan jalan tersebut.
“Sedang diupayakan pengaturan lalu lintas. Saat ini memang terjadi kepadatan di sekitar lokasi,” kata Yudiono.
Petugas Satlantas diterjunkan untuk mengatur arus kendaraan di persimpangan terdekat serta mengarahkan pengendara ke jalur alternatif. Pengalihan arus dilakukan secara situasional, menyesuaikan volume kendaraan yang melintas.
Jalan RE Martadinata Termasuk Jalur Vital
Jalan RE Martadinata dikenal sebagai salah satu jalur vital di Kota Bogor, terutama bagi warga Tanah Sareal dan sekitarnya. Jalan ini kerap menjadi penghubung utama menuju kawasan permukiman, pusat aktivitas ekonomi, dan akses ke wilayah lain di kota.
Akibat penutupan sementara, antrean kendaraan sempat mengular di beberapa titik. Sejumlah pengendara mengaku harus memutar lebih jauh untuk mencapai tujuan, terutama pada jam-jam padat aktivitas siang hari.
Belum Ada Laporan Korban Jiwa
Hingga proses evakuasi berlangsung, tidak ada laporan korban jiwa maupun korban luka akibat robohnya tiang listrik tersebut. Namun, pihak berwenang tetap melakukan pemeriksaan menyeluruh untuk memastikan tidak ada kerusakan lanjutan pada infrastruktur sekitar.
BPBD Kota Bogor menyatakan bahwa keselamatan warga menjadi prioritas utama. Oleh karena itu, proses evakuasi dilakukan secara bertahap dan hati-hati, dengan memperhatikan standar keselamatan kerja.
Diduga Dipicu Faktor Cuaca dan Struktur Tiang
Meski penyebab pasti robohnya tiang listrik masih dalam penyelidikan, dugaan awal mengarah pada faktor cuaca dan kondisi struktur tiang. Beberapa hari terakhir, Kota Bogor dilanda hujan dengan intensitas cukup tinggi, disertai angin kencang di sejumlah wilayah.
Kondisi tersebut berpotensi melemahkan fondasi tiang listrik, terutama jika usia tiang sudah lama atau mengalami korosi. Pihak terkait diharapkan melakukan evaluasi lanjutan terhadap infrastruktur kelistrikan di sekitar lokasi kejadian.
Warga Diminta Tetap Waspada
Pemerintah Kota Bogor melalui BPBD mengimbau warga untuk tetap waspada terhadap potensi kejadian serupa, terutama saat cuaca ekstrem. Masyarakat diminta segera melapor jika melihat tiang listrik miring, kabel menjuntai, atau kondisi infrastruktur yang dinilai membahayakan.
Imbauan ini penting untuk mencegah kejadian yang lebih fatal, mengingat Kota Bogor memiliki tingkat curah hujan tinggi yang kerap memicu gangguan infrastruktur.
Penanganan Ditargetkan Rampung Secepatnya
Petugas gabungan menargetkan penanganan dan pembersihan lokasi dapat diselesaikan secepat mungkin agar arus lalu lintas kembali normal. Setelah tiang berhasil dievakuasi dan area dinyatakan aman, jalan akan dibuka kembali secara bertahap.
BPBD dan kepolisian memastikan akan terus memantau situasi hingga kondisi benar-benar kondusif. Warga dan pengendara diimbau untuk bersabar serta mengikuti arahan petugas selama proses penanganan berlangsung.
Baca Juga : Puncak Arus Nataru Kota Malang Diprediksi Mulai 22 Desember
Jangan Lewatkan Info Penting Dari : podiumnews

