Industri kendaraan listrik di Indonesia kembali mencatat tonggak penting. PT SGMW Motor Indonesia atau Wuling Motors secara resmi meresmikan lini produksi baterai MAGIC di kawasan supplier park pabrik Wuling Motors, Cikarang, Jawa Barat. Peresmian yang berlangsung pada akhir Desember 2024 ini menjadi langkah strategis Wuling dalam memperkuat rantai pasok kendaraan listrik sekaligus mendukung percepatan elektrifikasi nasional.
Melalui keterangan resmi yang dirilis awal Januari 2025, Wuling mengungkapkan bahwa investasi yang digelontorkan untuk fasilitas ini mencapai 40 juta RMB atau sekitar Rp87 miliar. Investasi tersebut tidak hanya mencerminkan keseriusan Wuling di pasar kendaraan listrik Indonesia, tetapi juga menunjukkan kepercayaan terhadap potensi industri otomotif nasional di era transisi energi.
Komitmen Wuling terhadap Ekosistem Kendaraan Listrik
Peresmian lini produksi baterai MAGIC menandai babak baru dalam strategi jangka panjang Wuling di Indonesia. Selama ini, Wuling dikenal sebagai salah satu produsen otomotif yang agresif memperkenalkan kendaraan listrik ke pasar Tanah Air melalui model seperti CloudEV dan BinguoEV. Dengan hadirnya produksi baterai secara lokal, Wuling tidak lagi hanya berfokus pada perakitan kendaraan, tetapi juga mulai memperkuat komponen inti kendaraan listrik, yakni baterai.
Menurut Andrin Adhitama, Manager Operation Battery Line Wuling Motors, produksi baterai secara lokal ini memiliki arti penting bagi industri otomotif nasional. Ia menegaskan bahwa langkah tersebut menunjukkan komitmen Wuling dalam mendukung transisi Indonesia menuju energi terbarukan, sekaligus memastikan kesesuaian dengan regulasi kendaraan listrik dan persyaratan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN).
Produksi baterai di dalam negeri juga diharapkan dapat mempercepat pengembangan ekosistem kendaraan listrik, mulai dari ketersediaan suku cadang, efisiensi biaya, hingga peningkatan daya saing produk buatan Indonesia di pasar regional.
Proses Produksi Baterai MAGIC yang Modern dan Terintegrasi
Lini produksi baterai MAGIC dirancang dengan teknologi manufaktur modern dan sistem yang terintegrasi. Proses produksinya terbagi ke dalam lima stasiun utama yang memastikan efisiensi, presisi, dan kualitas produk tetap terjaga.
Tahap pertama adalah Cell Stacking Station, di mana sel-sel baterai disusun secara rapi ke dalam rumah baterai. Proses ini menjadi fondasi utama karena menentukan struktur awal dan konsistensi setiap unit baterai. Selanjutnya, baterai memasuki Welding Station, yang menjadi salah satu bagian paling krusial dalam keseluruhan proses.
Di Welding Station, Wuling mengandalkan teknologi robotik dan laser berpresisi tinggi untuk menghubungkan sel baterai serta harness. Menariknya, stasiun ini terbagi menjadi dua bagian utama, yakni Busbar Welding dan Collecting Wire Harness Welding. Keduanya menggunakan teknologi laser dengan densitas energi tinggi dan dijalankan secara otomatis melalui sistem Automated Guided Vehicle (AGV). Pendekatan ini memastikan akurasi pengelasan sekaligus meningkatkan efisiensi produksi.
Setelah proses pengelasan, baterai masuk ke Front Pack Station, tempat cangkang atas baterai dipasang dengan standar kekencangan yang ketat. Tahap berikutnya adalah Charging Station, di mana setiap baterai diuji performa dan keamanannya selama proses pengisian daya. Pengujian ini bertujuan memastikan baterai bekerja optimal sebelum digunakan pada kendaraan listrik. Tahap terakhir adalah Rear Pack Station, di mana baterai dikemas dan disiapkan untuk distribusi.
Teknologi Unggulan di Balik MAGIC Battery
MAGIC Battery tidak hanya mengandalkan proses produksi canggih, tetapi juga dibekali berbagai inovasi teknologi. Wuling menyebutkan bahwa baterai ini memiliki lima aspek utama yang menjadi keunggulannya.
Pertama adalah Multifunction Unitized Structure Technology (MUST). Teknologi ini mengintegrasikan struktur baterai menjadi modular dan ringan, sehingga mampu meningkatkan kekuatan struktural hingga sekitar 60 persen. Pendekatan modular ini juga memberikan fleksibilitas dalam desain dan aplikasi baterai pada berbagai model kendaraan listrik.
Kedua, Advanced Cell Safety, yang menitikberatkan pada keamanan sel baterai. MAGIC Battery dilengkapi lapisan keramik khusus untuk melindungi sel dari panas berlebih dan potensi risiko kebakaran. Ketiga adalah Greater Performance, yang memastikan baterai mampu memberikan performa optimal untuk kebutuhan mobil listrik harian, baik dari sisi jarak tempuh maupun stabilitas daya.
Keempat, Intelligent Management, yakni sistem manajemen baterai berbasis kecerdasan buatan (AI). Sistem ini mampu memantau kondisi baterai secara real-time, mendeteksi lebih dari 240 parameter, serta memberikan peringatan dini jika terjadi potensi masalah. Terakhir, Combustion Free, yang dirancang untuk meminimalkan risiko pembakaran, menjadikan MAGIC Battery lebih aman bagi pengguna.
Dampak bagi Industri Otomotif Nasional
Kehadiran lini produksi baterai MAGIC di Cikarang dinilai membawa dampak positif yang luas. Selain memperkuat posisi Wuling sebagai pemain utama kendaraan listrik di Indonesia, fasilitas ini juga berkontribusi terhadap pengembangan industri pendukung otomotif, mulai dari pemasok komponen, tenaga kerja lokal, hingga transfer teknologi.
Mr. Guan Hong, VP Purchasing, Quality and Engineering Wuling Motors, menyampaikan bahwa fasilitas ini menjadi langkah penting dalam memastikan ketersediaan suku cadang baterai untuk pasar otomotif yang semakin kompetitif. Dengan produksi lokal, rantai pasok menjadi lebih efisien dan responsif terhadap kebutuhan pasar.
Sementara itu, Mr. Zhang Ying, Saike Ruipu ME Manager, menekankan pentingnya kolaborasi antara tim SGMW dan mitra lokal. Menurutnya, sinergi tersebut menjadi kunci dalam menciptakan inovasi berdaya saing tinggi sekaligus memperkuat ekosistem kendaraan listrik di Indonesia.
Menuju Masa Depan Elektrifikasi Indonesia
Peresmian lini produksi baterai MAGIC di Cikarang menegaskan bahwa Indonesia tidak lagi hanya menjadi pasar kendaraan listrik, tetapi juga mulai berperan sebagai basis produksi komponen strategis. Langkah Wuling ini sejalan dengan visi pemerintah untuk mendorong elektrifikasi kendaraan, meningkatkan TKDN, serta mengurangi ketergantungan pada impor komponen utama.
Ke depan, Wuling menyatakan komitmennya untuk terus mengembangkan lini produksi baterai ini, baik dari sisi kapasitas maupun teknologi. Dengan semakin kuatnya ekosistem kendaraan listrik, konsumen Indonesia diharapkan dapat menikmati produk yang lebih terjangkau, berkualitas, dan ramah lingkungan.
Secara keseluruhan, kehadiran pabrik baterai MAGIC bukan hanya milestone bagi Wuling, tetapi juga sinyal positif bagi masa depan industri otomotif Indonesia di era kendaraan listrik.
Baca Juga : Lima Lokasi SIM Keliling Jakarta untuk Perpanjang SIM
Jangan Lewatkan Info Penting Dari : kabarsantai

